loading...
loading...

Gerindra Yang Panik Tapi Malah Teriak Panik






Perlahan tapi pasti, pada pilpres 2019 nanti sudah mulai terlihat jelas mana poros yang akan bertarung dan siapa yang mendukung siapa. Jokowi sudah pertama kali mendeklarasi akan mencalonkan diri kembali pada periode kedua. Sedangkan Prabowo juga ikut, tapi setahu saya masih akan menunggu lagi kepastiannya.

Tapi meski begitu, sudah terlihat jelas siapa yang oposisi terhadap koalisi Jokowi. Ini terlihat dari rencana umroh yang dilakukan sejumlah tokoh. Ketua umum Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais, dan elite PKS akan bertemu dengan Habib Rizieq Syihab di sela-sela ibadah umroh di Mekah.


Kabarnya Prabowo menyusul dan akan berada di Mekah sampai 4 Juni 2018. Pertemuan tersebut rencananya akan dilakukan sebelum tanggal 4 karena jadwal Prabowo hanya sampai tanggal 4 di Tanah Suci.

Sudah jelas kan, siapa saja yang dipastikan akan berseberangan dengan Jokowi? Kalau sebelumnya sudah bisa diduga, sekarang sudah hampir bisa dipastikan. tokoh dari Partai PKS, Gerindra dan PAN bergabung dan bertemu dengan Habib Rizieq. Sebuah pertemuan yang makin menguatkan siapa mereka dan makin meyakinkan kita untuk memilih siapa pada pilpres 2019 nanti.

Gerindra memberikan komentar mengenai pertemuan tersebut dan menyebut ada kepanikan dari koalisi Jokowi soal pertemuan Prabowo-Amien-PKS dengan Rizieq. "Ini jadi heboh dari pihak Istana dan parpol koalisi karena panik, ya. Pak Prabowo ketemu, tokoh-tokoh itu ketemu Habib Rizieq sebagai imam besar umat Islam, Pak Prabowo capresnya umat Islam. Ini yang mungkin kekhawatiran mereka," ujar anggota Badan Komunikasi DPP Gerindra Andre Rosiade seperti diberitakan Detik.com.

Sebelum kita ikut panik beneran, mari kita analisis dulu komentar dari partai Gerindra. Habib Rizieq imam besar umat Islam? Apakah ada deklarasi atau bukti pernyataan dari seluruh umat Islam? Prabowo capres umat Islam? Dari mana klaim seperti itu? Kalau dibilang panik sih terlalu berlebihan, tapi lebih cocok kalau disebut lucu.

Justru pertemuan mereka itu menguntungkan koalisi Jokowi. Jadinya masyarakat tahu dan mata terbuka lebar. Orang yang satu pola pikir akan bertemu. Ingat saja bagaimana mulut Amien Rais kalau sudah bicara soal pemerintah. PKS? Ingat saja gerakan #2019GantiPresiden. Gerindra? Nah, sudah paham kan, kenapa mereka bisa bersatu? Masyarakat harus renungkan ini baik-baik dengan melihat ke belakang track record mereka.

Pertemuan mereka tidak mungkin tidak membahas politik. Sedikit banyak pasti akan pembahasan politik, mungkin membicarakan strategi atau apa yang akan dilakukan menjelang pilpres nanti. Justru Amien-Prabowo yang bertemu Rizieq menunjukkan kalau merekalah yang panik sehingga harus ketemu dengan Rizieq. Rizieq yang terkena banyak kasus dan tak berani pulang ke tanah air hingga kini, tapi ditemui oleh Amien Rais dan Prabowo. Siapa yang sebenarnya panik di sini?

Di sisi lain, banyak yang berpendapat ibadah umroh yang dilakukan Prabowo dkk disebut-sebut sebagai umrah politik. Ini sudah jelas, anak kecil pun bisa menebak. Untuk apa seorang Prabowo, Amien Rais dan tokok PKS umroh bersama dan bertemu dengan Rizieq pula? Sangat sulit diamini kalau itu hanyalah sebuah kebetulan, tiba-tiba tak ada angin tak ada hujan ketemu di saat yang bersamaan. Lebih kurang pasti akan ada agenda pembicaraan soal politik.


Andre menepis anggapan itu dengan melontarkan alasan berikut. "Jadi intinya bukan umrah politik, umrahnya dalam rangka bulan suci Ramadan. Yang menjadi ramai ini diperkarakan karena mungkin karena tokoh-tokoh PKS ada, PAN ada, Gerindra ada, ditambah juga teman-teman Alumni PA 212 kan umrah juga bertemu Habib mungkin melaporkan hasil rekomendasi di rakornas mereka," jelas Andre.

Nah, sudah jelas kok dari komentarnya. Katanya ada juga teman-teman alumni PA 212 melaporkan hasil rakornas. Bukankah hasil rakornas menghasilkan nama-nama buat capres dan cawapres di mana Rizieq adalah capres nomor satu mengalahkan Prabowo? Jadi itu bukan politik? Kalau begitu itu apa? Cast untuk film blockbuster terbaru yang akan mengguncang dunia perfilman Hollywood?

Sepintar dan sekuat apa pun mereka mengelak dengan berbagai alasan, rasanya publik takkan percaya begitu saja. Dari nama-nama yang bertemu saja sudah jelas sekali. Justru merekalah yang panik.

Bagaimana menurut Anda?

SOURCE

0 Response to "Gerindra Yang Panik Tapi Malah Teriak Panik"

Posting Komentar