loading...
loading...

Tangkap Fadli Zon dan Seluruh Netizen yang Pro Teroris!




Aksi terorisme yang meledakkan tiga gereja dalam waktu yang hampir bersamaan di kota Surabaya, Jawa Timur tadi pagi, menyisakan kisah pilu. Bom bunuh diri yang terjadi di tiga tempat ibadah umat Kristiani itu, menelan 13 korban jiwa, dan lebih dari 40 orang luka-luka yang masih dirawat hingga kini.
Kota Surabaya yang selama ini aman dan tenteram, tiba-tiba dikejutkan oleh ulah para teroris yang tidak berperikemanusiaan itu. Suara ledakan dari bom yang diledakkan oleh para musuh negara itu, mengguncang Surabaya. Seluruh warga heboh, tidak tenang, dan diliputi ketakutan yang mendalam.
Indonesia kembali berduka. Setelah Rutan Cabang Salemba diporak-porandakan oleh ratusan napi teroris beberapa hari yang lalu, yang menewaskan lima orang bhayangkara, pagi tadi para teroris itu kembali membuat Indonesia tidak tenang. Aksi bejat mereka menimbulkan ketidakamanan di seluruh negeri.
Umat Kristen di berbagai kota di Indonesia yang hendak melaksanakan ibadah, ketakutan dan diliputi rasa khawatir. Para jemaat tersebut takut jika kejadian yang sama bisa saja terjadi di gereja tempat mereka beribadah. Ada rasa tidak nyaman dan tidak tenang di hati seluruh umat Kristen akibat peristiwa bom bunuh diri di Surabaya itu.
Atas kejadian tersebut, dukungan doa mengalir dari rakyat Indonesia dari seluruh penjuru. Pembahasan di berbagai media sosial hampir seluruhnya membicarakan kejadian yang merenggut puluhan nyawa itu. Baik itu facebook, twitter, instagram dan media-media chatlainnya, didominasi pembicaraan terkait aksi teror tersebut.
Para netizen mengutuki aksi terorisme yang terjadi di tiga gereja tersebut. Ada yang menyebutnya sebagai aksi biadab, ada pula yang menyebutnya sebagai tindakan manusia berhati binatang, ada pula yang menyatakan bahwa para teroris tersebut tidak memiliki agama dan tidak terkait dengan satu agama pun.
Berbagai macam komentar senada yang seluruhnya mengutuk aksi tersebut sebagai sebuah kebiadaban. Namun, ada pula netizen bahkan elite partai yang justru nyinyir terhadap kejadian yang menewaskan banyak korban jiwa itu. Mereka menertawakan aksi teror tersebut, dan bahkan menganggapnya sebagai sesuatu yang wajar.
Fadli Zon, kader sebuah partai yang konon menyebut dirinya sebagai rumah bagi kaum nasionalis itu, justru berkicau aneh di akun twitternya. “Terorisme biasanya bkembang di negara yg lemah pemimpinnya, mudah diintervensi, byk kemiskinan n ketimpangan dan ketidakadilan yang nyata.”
Cuitan Fadli Zon yang hingga pukul 18.02 WIB sudah diretweet 844 kali, dan dikomentari sebanyak 6.071 kali itu, sungguh sebuah pernyataan yang tidak pantas dari seseorang yang saat ini duduk sebagai Wakil Ketua DPR.
Ribuan komentar terhadap tweet Fadli tersebut, hampir keseluruhannya sifatnya mengecam. Ada yang berkomentar, “Bacot mulu kaya banci.” Ada pula yang ngajak tarung di ring, menyebutnya sudah mati perasaan dan tidak memiliki empati, dan ada juga netizen yang mendoakan agar Fadli Zon saja yang dibom.
Ketika bangsa ini sedang berduka, Fadli Zon masih sempat menyampaikan cemoohannya kepada Jokowi. Sebagai wakil rakyat, seharusnya Fadli Zon menyampaikan pesan-pesan yang menyejukkan hati, serta pernyataan-pernyataan untuk menyemangati serta menguatkan keluarga korban.
Selain Fadli Zon, masih ada para netizen yang sama sekali tidak berempati terhadap tindakan teror di Surabaya tersebut. Putra Tanah Rencong, misalnya. Dia malah mendoakan agar umat Kristen dimusnahkan dari bumi Indonesia. Lewat akun facebooknya dia menulis, “Musnahkan Kristen di Indonesia.”
Berikut beberapa komentar bejat dari beberapa netizen yang saat ini ramai dibagikan di media sosial:
  1. Putradi Chatiem – facebook: Umat Islam ga bakalan tinggal diem…ni baru permulaan..liat saja banyak greja2 yang lain akan hangus...sebab Kristen haram jadah ga layak dibumi pertiwi…itu ajaran si anjing kirap yesus ksana kmari berglantungan promosiin dia punya bokong disodomi pke linggis…
  2. Dian Anggraeni Umar – membagikan sebuah link berita berjudul: “Polri Ajukan Tambahan Rp. 1,9 T untuk Pemberantasan Terorisme.” Dia lalu menuliskan caption: Anggaran penanggulangan teroris hampir 1,9T setiap tahunnya dan didanai oleh APBN…Jadi biar anggaran itu diserap dengan baik, perlu ada cerita terorisnya…paham kan sayang maksud saya.
  3. Fitri Septiani Alhinduan – facebook: Sekali mendayung, 2-3 pulau terlampaui. Sekali ngebom: 1. Nama Islam dibuat tercoreng, 2. Dana trilyunan program anti teror cair, 3. Isu 2019 ganti presiden tenggelam. Sadis lu, bong…rakyat sendiri lu hantam juga. Dosa besar lu!!!
  4. Tucoe NekMajid GleTunoeng – facebook: hahaha gereja di bom ya biarin aj x yg jgn mesjid…lgiandi indokan rumahnya org muslim bkn org non muslim..ada komentar.
  1. Lhana Anina – facebook: Bom 3 gereja di sby, pengalihan isu, tetap fokus #2019GantiPresiden, #Sukseskan212ThePowerofLove Al Quran telah menegaskan dan menjelaskan para kafir itu penuh siasat dan tipu daya…Pelakunya ya suruhan kaum mereka sendiri. Dan pada akhir ending cerita yang dipersalahkan umat Islam dgn label radikal dan teroris…Dan dapat dipastikan bila tertangkap pelaku berjenggot dan beragama Islam,sepenuhnya waras dan bukan orang gila…Mantap skenario cari cari suara dan simpati..Rakyat sudah cerdas gak perlu skenario dan sinetron murahan…Pas banget bersamaan dengan sinetron mako…
  2. Diana Nadia - facebook: Bom di gereja di Surabaya cuman pengalihan isu...Stay focus #2019GantiPresiden, #212ThePowerOfLove
Menurut saya, orang-orang yang justru bersyukur dan menertawakan kejadian peledakan bom di Surabaya tadi pagi harus segera ditangkap oleh pihak kepolisian. Orang-orang seperti ini yang kerap menciptakan perpecahan di tengah-tengah bangsa ini. Tangkap orang-orang yang pro teroris itu!!

0 Response to "Tangkap Fadli Zon dan Seluruh Netizen yang Pro Teroris!"

Posting Komentar